Sesuatu yang ingin aku yakini meski asa terasa menepis belakangan ini, tak pernah ku duga akan mendapat tamparan seperti ini. Bahwa suatu hari nanti, hatimu akan pergi meninggalkanku.
Kekhawatiranku mulai memang karna aku pernah berbuat, aku merasa hanya jasadmu yang kembali padaku, tapi aku tidak tahu hatimu terbang entah kemana??
Kemana kamu disaat aku merasakan kesepian ini.......???
Aku berharap sedikit kata manjamu, agar aku yakin kamu masih menganggap aku ada.....!!!!
Aku butuh perhatian mu agar aku bisa tersenyum, seolah-aloh aku benar-benar ada yang memiliki...!!!
Tak Cuma jarak, tapi juga kisah-kisah di sekeliling yang memisahkan ku dari genggaman jemarimu.
Tapi mengapa harus orang yang paling kamu benci yang hadir untuk memberikan senyuman itu, meski setelah itu ku masih sangat berharap sedikit Perhatian darimu, tapi itu hanya harapan kosong...!!
Kau tak seperti apa yang kau deskripsikan....!!!
Diduakan oleh kesibukanmu itu sudah hal yang biasa bagiku.
Aku mencoba untuk memahami itu, meski sebelum itu aku harus membuat Kesalahan yang tak seharusnya aku lakukan.
Mau menyesal pun aku percuma.
Aku tak bermaksud menghalangimu dari hidup yang telah kau pilih.
Hanya saja kau tak mengerti betapa perihnya hatiku, disaat kau dengan orang-orang yang sedikit pun tak pernah suka denganku.
Aku benar, tidak semua yang kau ketahui dari aku kau memehaminya.
Bilangan waktu turut menjadi penyebab semua ini....!!!
Bisakah.....??
Cinta tak harus berubah walau secara fisik atau tak lagi sama!!!
Jika kau ingin membantuku melewati waktu-waktu sulit itu.
Ini caranya:
Jadilah cermin ajaib yang mempunyai satu jawaban untuk sang pangeran!!!
Aku mencoba mengerti jika kau terkadang tak memehami, kenapa aku harus marah hanya karena hal-hal sepele yang menurutmu tak layak mengundang Keeogoisan.
Bagaimana menjelaskannya padamu??
Aku lelaki......
Yang memiliki siklus tertentu.
Dimana emosiku terpacu lebih cepat hingga mudah terbakar amarah.
Seraya berharap kau tidak menjatuhkan pandangan pada yang lain...!!
Yang belum lagi terperangkap keajaiban waktu.
Terkadang kenangan seringkali seperti mimpi indah, Meski tak jarang pula ia menjelma seperti seekor serigala, Yang kuku tajamnya mudah meninggalkan jejak.
CINTA salahkah jika aku meminta tatapan kagum, Pujian, atau kalimat-kalimat mesra, agar tak kau curahkan kepada orang lain.
Meski hanya sebatas teman?
Tentu saja jika kau suka kau boleh membaginya kepada yang lain!!
Cinta memang ajaib, Pesonanya sering mengunciku pada dunia yang kadang sulit dibedakan nyata atau tidaknya.
Bertahun-tahun kita lalui ini dan aku masih berjuang agar tak selalu Terkurung dikamar gelap itu.
Dengan menyakini satu hal:
Cintamu nyata senyata-nyatanya untuk ku.
Ada satu hal yang selalu membuat aku tak dapat mencegah air keluar dari sudut mata.
Ada satu hal yang membuat perasaan aku tercabik-cabik.
Ada satu hal yang selalu menikamkan nyeri di dada.
Ada satu hal yang membuat ku sering kali tak mengerti mengapa aku menjadi begitu sensitif terhadap masalah ini.
Dan juga wajah yang sering layu menatap kisah hidup ini.
KAU tahu.....!!
Betapa sering aku tak berdaya
melawan waktu yang telah menyulapku, menjadi orang yang naif dan mudah menimbulkan masalah, Sayang jika semua itu yang membuatmu akan membenciku.
Kau tahu dalam hidupku, aku memilih segalahnya
sendiri. Hanya sedikit hal yang tak bisa,aku tak bisa memilih hari lahirku. Tapi saat ini aku memilih sepanjang hidupku, aku hanya ingin bersamamu.
Tak perlu mengerti apa yang tak sepenuhnya kau
mengerti, aku juga tak akan berusaha memahami...........apa artinya “KUARTIL TERAKHIR”.
tulisan 2012
oleh : Efit Mulyadi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar